ISA BIN MARYAM
|
|
|
|
|
|
Prof Dr. Ali Qurrah Daghi, Sekjen Persatuan Ulama Islam Internasional:
“Buku yang membahas salah satu topik paling rumit dan kontroversial, bahkan di kalangan kaum Nasrani sendiri.”
“Buku ini memberikan gambran yang unik, utuh, seimbang serta selaras dengan fiqih mizan (neraca) tentang Sayyidina Isa bin Maryam.”
Ahmad Kainama (mantan pendeta, pembimbing muallaf Masjid Sunda Kelapa, Jakarta):
“Buku ini adalah sayap kedua bagi dakwah yang saya geluti semenjak memeluk agama Islam.”
Tanya: Apakah buku ini berisi pengetahuan dan debat soal Yesus Kristus?
Jawab: Buku ini mencakup lebih luas daripada sekadar debat siapa Yesus Kristus itu. Karena mengungkap sosok Yesus (Isa bin Maryam) dari akar sejarah dan keluarganya secara mendetil.
Tanya: Apakah buku ini cocok untuk saya hadiahkan kepada teman saya yang non-Muslim?
Jawab: Sangat cocok. Selain isinya yang ilmiah, jauh dari cemooh dan caci maki agama lain, juga menggunakan pendekatan empat kitab Injil sebagai komparasi.
Tanya: Siapa yang paling pas untuk membaca buku ini; orang Islam atau orang Nasrani?
Jawab: Sosok Isa bin Maryam adalah tokoh yang menjadi irisan kedua agama. Keduanya sama-sama menyebut Isa, namun dalam perspektif yang berbeda, bahkan bertolak belakang. Jadi buku ini sangat cocok dikaji kedua penganut agama tersebut.
